1

Struktur 5. Daerah Horizontal Dunia (DHD): Arsitektur  Kekuatan Global Abad 21, 22-28, dst.

Daerah Horizontal Dunia (DHD) adalah wilayah teduh dunia sepanjang abad abad 21 hingga awal abad 28 yang dibentuk oleh perdamaian bangsa Horizontal (Asia dan Eurasia) di seluruh dunia. Ini saya sebut sebagai perdamaian tingkat dunia sebagai “Perdamaian Horizontal”. Periode Horizontal adalah suatu masa ketika dunia berada dalam masa kepemimpinan bangsa Horizontal yang dimulai pada abad 21 sebagai akhir dari “Pasca Perang Dingin”, tepatnya tahun 2000. Adapun, DHD adalah wilayah teduh dunia yang menjulang secara horizontal dari wilayah “Pusat Daratan Global” yang dihuni oleh Rusia (Eurasia), Tiongkok, India, dan Mongolia hingga tumpahan terakhir geopolitik dunia, yaitu wilayah Pusat Maritim Global yang dihuni oleh Indonesia (wilayah Nusantara). Daerah Horizontal Dunia merupakan penggabungan antara wilayah Pusat Maritim Global dan Pusat Daratan Global. Dengan demikian komposisi dasar bangsa Horizontal meliputi Tiongkok, Orthodox Rusia, India, Indonesia dan Mongolia, yang selanjutnya menjadi kerangka kekuatan global sebagai implementasi dari konsep “Arsitektur Politik Internasional DHD-TRIIM yaitu Tiongkok, Rusia, Indonesia, India, dan Mongolia” menuju “kekuatan regional” dan “kekuatan antarbenua” sebagai calon kekuatan global masa depan. Kawasan ini mewakili proyeksi kekuatan negara-negara bangsa Asia asli sebagai negara-negara utama Bangsa Horizontal. Penggabungan seluruh kekuatan negara-negara menjadi satu “kekuatan regional” yang terikat kokoh dan saling terhubung antar-kawasan tanpa “pagar geometripolitika.” Dengan demikian, arsitektur “Daerah Horizontal Dunia” akan tumbuh lebih kuat.

Atas pemikiran ini, saya memunculkan sebuah hipotesis bahwa “ia yang menguasai Pusat Maritim Dunia dan Pusat Daratan Dunia akan menguasai Daerah Horizontal Dunia”. Dan, “Ia yang menguasai Daerah Horizontal Dunia akan menguasai Geometripolitika Dunia. Akhirnya, muncullah Benua Indonesia sebagai benua termuda di dunia.

*tulisan dalam “Struktur 5″ sedang dalam pengembangan. Mohon bersabar.

Pemutakhiran terkini | Jakarta, 28 Juli 2016

Profil | Riset | Seminar | Publikasi | Foto | Kontak | situs ini dilindungi undang-undang

Hakcipta 2008-2017 © Adi Rio Arianto