Info Sekolah
Wednesday, 19 Jan 2022
  • Selamat datang di halaman Website "Ilmu Antarbangsa sebagai Paradigma Timur (World Relations as Eastern Paradigm)

KI-KKI

KI-KKI: Komunitas Indonesia untuk Kajian Keamanan Internasional (2016-2020)

PKKD: Perhimpunan Kajian Keamanan Dunia (2020-sekarang)

KI-KKI (Komunitas Indonesia untuk Kajian Keamanan Internasional)PKKD adalah sebuah komunitas independen yang digagas oleh para Pemikir, Ilmuwan, dan Pengkaji Ilmu Hubungan Internasional terkhusus di Bidang Kepakaran Keamanan Dunia dari Indonesia.

Ide PKKD pertama kali muncul pada awal tahun 2016 di Asosiasi Ilmu Hubungan Internasional Indonesia (AIHII). Seluruh rekan-rekan yang memiliki kepakaran yang sama menyambut dengan antusias.

Mengacu pada Karya Keamanan Siber Menuju Perang Geometri Antarbangsa: Geometripolitika dan Arsitektur Keamanan Dunia Era Manunggal (Horizontal) Abad 21” (dalam Prosiding AIHII, 2016: 31), PKKD mencoba memulai dan memperkenalkan gagasan awal Paradigma Melihat Dunia “Wordlview” dari Timur, yaitu khususnya bagaiman melihat Keamanan Dunia dari Perspektif Indonesia; Manunggalisme.

Latar belakang gagasan PKKD adalah melihat perluasan dimensi keamanan dunia menjadi 8 (delapan) matra sebagai akibat dari munculnya dua teknologi universal abad ke-21, yaitu senjata Nuklir dan Teknologi Siber. Kedua teknologi ini telah membawa pengaruh signifikan bagi arsitektur keamanan dunia. Dengan demikian, lahirlah kajian-kajian Keamanan Dunia dan transformasinya ditandai dengan munculnya Teori Geometripolitika sebagai penemuan terbaru dalam Kajian Keamanan Dunia.

Geometripolitika membagi wilayah dunia menjadi 8 (delapan) matra. Dalam Geometripolitika, delapan dimensi tersebut yaitu: Darat, Laut, Udara, Bawah Tanah (kelompok ini disebut sebagai Dimensi Geometri Terbatas / DGT); serta Galaksi, Ruang Hampa, Siber, Khatulistiwa (kelompok ini disebut sebagai Dimensi Geometri Tak Terbatas / DGTT).

Delapan dimensi di atas selanjutnya menjadi tolak ukur untuk menganalisis terbentuknya arsitektur keamanan Dunia abad ke-21. PKKD melihat fenomena abad ke-21 di dekade pertama dan kedua, kemudian mempengaruhi Tatanan Dunia.

Oleh karena itu, PKKD sedang melakukan kodifikasi, penyesuaian, dan pendefenisian ulang dari ruang lingkup terkecil hingga terbesar mengenai Arsitektur Keamanan Dunia melalui Pembentukan “Piagam Keamanan Dunia Era Manunggal Abad 21.” Mengutip “Tepatnya, tahun 2000 lalu kita telah memasuki Era Manunggal di seluruh dunia.”

Saat ini PKKD beranggotakan 34 personil sesuai Kepakarannya masing-masing.

No Comments

Tinggalkan Komentar

 

Pengunjung

Flag Counter

Facebook