1

Yth.

Visioner Arahindonesia 2025

Visioner Arahindonesia Abad 21

Atas Nama Tuhan Yang Maha Esa, Shalom om swastiastu, Shalom nama Budhayana, dan damailah Indonesiaku. Salam kreatifitas, salam kemanusiaan, dan salam kasih sayang untuk semua. Para pengunjung yang terhormat, saudaraku terkasih di seluruh isi penjuru nusantara, rakyat kita Indonesia sebangsa setanah air, dan kepada seluruh umat beragama, salam sehat selalu.

“Surat kecil untuk pembaca”, Terima kasih telah berkunjung di website resmi Adi Rio Arianto. Ini adalah halaman website untuk seluruh sahabat saya. Sudah lebih dari setengah dekade, banyak pembaca hadir dan memberikan sumbangan pemikiran positif, kehormatan, keteladanan, dan kesederhanaan hidup.

Setengah abad lalu, Indonesia masih kecil, lemah, dan tertatih. Beban posisi dan beban sejarah yang menghampiri kehidupan masyarakat kita hari ini seakan lengah dari kalimat Bapak Proklamator kita. “Wahai Rakyatku, ingatlah selalu pada Sejarah dan jangan sekali-sekali melupakan Sejarah (Ir Soekarno, 1945)”. Bangsa yang lemah adalah bangsa yang lupa akan sejarahnya, lupa akan nenek moyangnya, dan  tidak mampu menghormati sejarahnya. Untuk bangkit, kita tidak hanya sekedar mengingat sejarah, tetapi kita juga harus mampu memaknai sebuah peristiwa di masa lalu, mengambil hikmah kemudian berbenah. Sudah 70 tahun (1945-2016), mari menengok sejarah masa lampau, memahami karakter Indonesia lebih dalam.

Dalam kesempatan ini, saya ingin menyampaikan bahwa sebagai pemuda Indonesia yang ingin bersumbangsih kepada Tanah Air Indonesia, saya ingin menyampaikan etikad dan suri teladan yang baik berusaha saling membantu, mengadvokasi kebijakan yang memperjuangkan hak-hak dan nilai-nilai dasar kemanusiaan, keindonesiaan, pemerintahan yang mandiri, pertahanan nasional yang kuat dan kepribadian yang mapan. Banyak tantangan terbentang di depan, namun saya mesti percaya pada potensi manusia yang tak terbatas.

Sebagai manusia Indonesia yang hidup dalam damai dan sejahtera, saya ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga, sahabat, dan seluruh orang-orang yang telah tidak hanya menempatkan sebuah kepercayaan pada saya dengan proporsi keteladanan dan kesederhanaan, tetapi juga telah menyambut saya ke rumah dan jalan-jalan yang bermanfaat, sukarela waktu yang diberikan, dan sumbangkan pemikiran dan ide untuk bersusah payah dalam memacu prestasi. Terima kasih atas dukungan editorial Anda.

Akhirnya, ucapan terima kasih atas segala bentuk penerimaannya, rasa persahabatan yang diberikan, dorongan untuk saling mengingatkan, dan dukungan untuk saling mempercayai. Damai sejahtera. Salam Kreatifitas, salam kemanusiaan, dan tetap bermanfaat. Segala Puji Bagi Tuhan Yang Maha Esa.

Pemutakhiran terkini sejak Januari 2008 | Jakarta, 28 Juli 2016

Profil | Riset | Seminar | Publikasi | Foto | Kontak | situs ini dilindungi undang-undang

Hakcipta 2008-2017 © Adi Rio Arianto